makkah keluarga syahid parentingKesentuh wajahmu, kudekatkan mulutku pada daun telinga kananmu, “Sayang coba lihat keindahan dan pesona di tanah suci ini, adzannya, talbiyahnya hingga suara para imam. Masyaa Allah… apakah ada getaran dalam hatimu? Apa tangan, kaki, dan seluruh tubuhmu ingin segera berada di tempat itu?”

Alhamdulillah…

Ingat sayang, bahwa kita ini terhubung satu sama lain. Kita adalah energi, benda dan tempat-tempat di seluruh dunia juga energi! Maka kita tinggal perkuat sinyal terus dengan berucap dalam hati, berdoa, dan berusaha agar Allah segera berangkatkan ke sana.

Tak ada yang aneh sayang. Perkuat frekuensi diri kita, agar Allah segera panggil. Ingat akan prinsip setiap perkataan adalah doa dan Allah sesuai prasangka hamba!

Nikmatilah interaksi ini, sebagaimana saat dulu, engkau ucapkan pada dirimu dan orang-orang bahwa beberapa hari lagi engkau akan menikah. Kemudian Allah kabulkan. Sama halnya ketika pada 2017 aku tulis, “Aku Nikah 2018.”

Alhamdulillah pada Agustus kemarin Allah satukan kita. Itu bukti nyata tentang poin di atas.

Bahwa setiap perkataan adalah doa dan Allah sesuai prasangka hamba.

Maka ditiap hari, jangan pernah lelah untuk selalu memperkuat frekuensi energi ke Makkah Al-Mukaromah! Insyaa Allah, jika tidak tahun ini, tahun depan, Allah akan panggil kita ke sana.

Yakinkah engkau? Alhamdulillah…

Allah Maha Kaya dan Kuasa atas segala sesuatunya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here